July 24, 2021

  • Instagram

Samsung Rilis SSD dengan Pemindai Sidik Jari

Samsung SSD Portabel T7 Touch.

KOMPAS.com – Bukan cuma televisi dan aneka perangkat rumah tangga lainnya, Samsung juga turut memboyong perangkat Solid State Drive ( SSD) di Consumer Electronic Show (CES) 2020 yang digelar di Las Vegas, AS, pekan lalu.

Perangkat penyimpan data tersebut adalah T7 Touch yang dibekali modul pemindai sidik jari (fingerprint) sebagai fitur keamanan utama.

Dengan fitur biometrik tersebut, aneka data yang tersimpan di SSD bisa tersimpan dengan lebih aman dan hanya bisa diakses oleh sang pemilik.

Selain fingerprint, data pengguna SSD T7 Touch juga dilindungi dengan sistem enkripsi hardware AES 256-bit dan sistem pelindung data berbasis kata sandi (password) untuk sisi software.

Untuk kecepatannya sendiri, Samsung SSD T7 Touch diklaim mampu menawarkan kecepatan write speed dan read speed dua kali lipat dibanding pendahulunya, dengan kecepatan transfer data masing-masing hingga 1 Gbps.

Baca juga:   Intel Desktop Roadmap Sampai Q2 2021 Bocor - Tidak Ada Pembaruan HEDT Hingga 2H 2021, RKL-S Pada Pertengahan Maret

Untuk kecepatannya sendiri, Samsung SSD T7 Touch diklaim mampu menawarkan kecepatan write speed dan read speed dua kali lipat dibanding pendahulunya, dengan kecepatan transfer data masing-masing hingga 1 Gbps.

Perangkat ini menggunakan konektor dengan jenis USB Type-C (Gen 2), yang mendukung USB 3.2 Gen 2 dengan kecepatan transfer data hingga 10 Gbps.

SSD T7 Touch memiliki fitur backward compability yang artinya tetap dapat digunakan bersama jenis USB generasi sebelumnya.

SSD dengan bobot 58 gram ini juga mendukung sistem operasi Windows, Mac, hingga Android. 

Samsung SSD T7 Touch hadir dalam dua varian warna, yakni hitam dan putih, berlapis material cangkang berbahan titanium, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari GSMArena, Senin (13/1/2020).

Baca juga:   Bersiaplah Untuk Game Suicide Squad Dari Rocksteady

Rencananya, perangkat SSD portabel T7 Touch bakal tersedia sekitar bulan ini di 30 negara dan bakal dijual dengan harga 129 dollar AS (Rp 1,7 juta) untuk kapasitas 500GB, 229 dollar AS (Rp 3,1 juta) untuk 1 TB, dan 399 dollar AS (Rp 5,4 juta) untuk 2 TB. Belum diketahui apakah perangkat tersebut bakal dipasarkan di Indonesia atau tidak.

About The Author

Related posts

Leave a Reply