Microsoft pastikan waralaba populer Activision Blizzard tetap dapat diakses di berbagai platform

Microsoft pastikan waralaba populer Activision Blizzard tetap dapat diakses di berbagai platform

Dalam sebuah pengumuman terbaru, Presiden Microsoft, Brad Smith memastikan waralaba Call of Duty dan waralaba populer Activision Blizzard lainnya tetap ada di PlayStation.

Akuisisi Microsoft terhadap Activision Blizzard hingga saat ini membuat para penggemar ketar ketir. Bagaimana tidak, mereka takut banyak waralaba gim yang dimiliki perusahaan tersebut akan dijadikan gim eksklusif di platform Xbox dan PC.

Salah satu komunitas yang paling ketar ketir adalah komunitas Call of Duty. Hal ini dikarenakan saat ini, cukup banyak gamer yang memainkan waralaba gim tersebut di platform PlayStation.

Sebelumnya bos Xbox, Phil Spencer mengatakan bahwa waralaba tersebut akan terus tersedia di semua platform. Tapi, tampaknya hal tersebut belum membuat para gamer tenang.

Baru-baru ini, presiden Microsoft, Brad Smith mempertegas apa yang disebutkan oleh Spencer. Dia memastikan bahwa waralaba Call of Duty dan waralaba populer Activision Blizzard lainnya akan tetap dapat diakses di berbagai platform.

“Microsoft akan terus membuat Call of Duty dan judul populer Activision Blizzard lainnya tersedia di PlayStation melalui ketentuan perjanjian yang ada dengan Activision. Dan kami telah berkomitmen kepada Sony bahwa kami juga akan menyediakannya di PlayStation di luar perjanjian yang ada, dan di masa mendatang sehingga penggemar Sony dapat terus menikmati game yang mereka sukai,” ungkap Smith, seperti dikutip dari laman Engadget (10/2).

“Kami juga tertarik untuk mengambil langkah serupa untuk mendukung kesuksesan platform Nintendo (salah satunya Switch). Kami percaya ini adalah hal yang tepat untuk industri, gamer, dan bisnis kami.”

Seperti diketahui, Sony telah membuat kesepakatan dengan Activision Blizzard sebelum mereka secara resmi mengumumkan akuisisi ini. Mereka berhasil mempertahankan dua game Call of Duty berikutnya dan sekuel Warzone ke PlayStation.

Hingga saat ini, masih belum jelas apakah waralaba Call of Duty berikutnya akan dirilis di PlayStation atau tidak. 

Di sisi lain, Microsoft juga mengatakan akan menggunakan prinsip open App Store untuk para pengembang. Meski demikian, mereka akan terus menjunjung komitmen di empat bidang utama, yakni QualitySafetySecurity, dan Privacy.

Microsoft mengatakan akan mengizinkan semua pengembang menggunakan toko aplikasinya selama mereka memenuhi standar kualitas dan keamanan, serta memastikan pengembang memenuhi tingkat keamanan tertentu, dan menghormati privasi pelanggan.

Vestibulum ante ipsum

Vestibulum ac diam sit amet quam vehicula elementum sed sit amet dui. Donec rutrum congue leo eget malesuada vestibulum.

id-modZ